Ini Dia Beberapa Cara Mencegah Kehamilan Yang Paling Aman

Namabayimu.com – Memang tidak bisa dipungkiri lagi, bahwa memiliki seorang momongan itu merupakan dambaan bagi setiap pasangan suami istri.

Pasalnya, kebahagiaan dalam berumahtangga itu baru bisa dikatakan sempurna setelah dikaruniai seorang anak. Itu sebabnya, mengapa kehamilan menjadi salah satu momen yang paling dinanti-nanti oleh para pasutri (pasangan suami istri).

Akan tetapi, ada sebagian dari para pasutri yang justru ingin menunda kehamilan karena alasan tertentu. Biasanya, mereka menunda kehamilan karena alasan tuntutan pekerjaan.

Nah, bagi kalian yang akan menunda kehamilan, secara kebetulan juga pada kesempatan kali ini akan memberikan beberapa cara mencegah kehamilan yang paling aman.

Maka dari itu, simaklah baik-baik ulasan di bawah ini:

1. Menggunakan Alat Kontrasepsi

Cara yang pertama ini merupakan langkah paling umum yang dilakukan para pasangan suami istri untuk menunda kehamilan, maupun mengatur jarak kehamilan antara anak pertama dan anak kedua.

Adapun mengenai beberapa jenis alat kontrasepsi yang dapat kamu jumpai seperti kondom, pil KB, IUD (spiral), implant atau KB suntik.

Dalam memilih jenis alat kontrasepsi tersebut, tentu saja harus disesuaikan dengan kebutuhan dan kenyamananmu.

2. Ejakulasi di Luar

Memang tidak bisa dipungkiri lagi, bahwa salah satu faktor yang bisa menyebabkan kehamilan itu pada saat sel sperma pria bertemu dengan sel telur wanita.

Nah, proses tersebutlah yang dinamai sebagai proses pembuahan atau konsepsi. Maka dari itu, untuk mencegah kehamilan setelah bercinta yakni dengan mengeluarkan sperma di luar rahim (ejakulasi di luar).

Dengan begitu, maka sang istri tidak akan hamil.

Baca juga: Berikut 3 Tahapan Proses Kehamilan Penting yang Wajib Diketahui

3. Jangan Berhubungan Intim Saat Masa Ovulasi

Perlu diketahui, bahwa setiap wanita itu mempunyai siklus menstruasi yang berbeda-beda. Ya, ada yang 21 hari dan ada juga yang 31 hari. Ketika pendarahan terhenti, saat itulah seorang wanita sedang mengalami masa subur atau masa ovulasi.

Itu artinya, tubuh si istri sudah siap untuk melepaskan sel telur. Jika para pasangan suami istri melakukan hubungan intim di masa tersebut, maka kemungkinan kehamilannya sangat tinggi lho.

Maka dari itu, disarankan bagi kamu untuk tidak berhubungan intim saat masa ovulasi.

4. Menggunakan Kontrasepsi Darurat

Cara berikutnya yang bisa kalian coba untuk mencegah kehamilan, yakni dengan menggunakan kontrasepsi darurat. Akan tetapi, penggunaan kontrasepsi darurat ini harus dikonsulkatiskan dulu dengan dokter.

Menurut kabar yang beredar, para dokter bisa saja memberikan resep obat berupa alat kontrasepsi darurat yang berisi levonorgestrel.

Lantas, levonogestrel itu apa sih? Ya, levonogestrel ini merupakan sebuah hormone progesterone sintetik dalam dosis yang tinggi.

Namun, kontrasepsi tersebut hanya akan bekerja dalam waktu kurang dari 72 jam saja setelah berhubungan intim untuk memastikan ke-efektifannya.

Pada intinya, kontrasepsi ini hanya bertujuan untuk mencegah pembuahan, namun tidak bisa menggugurkan pembuahan jika sudah terjadi.

Selain itu, kontrasepsi yang berupa levonogestrel ini juga tidak dijual sembarangan karena membutuhkan resep dokter.

5. Jangan Mudah Percaya Pada Mitos

Meski sudah memasuki era modern, namun masih ada saja sebagian dari masyarakat kita yang percaya pada mitos-mitos yang berkaitangan dengan kehamilan setelah berhubungan intim.

Ya, misalkan saja mitos tentang memakan buah pepaya yang dianggap bisa mencegah kehamilan, tapi faktanya buah pepaya ini sangat dibutuhkan karena bagus untuk kesehatan tubuh ibu hamil.

Itulah beberapa cara paling aman dalam mencegah kehamilan, yang mungkin saja kamu tertarik untuk mencobanya?

Baca juga: Jangan Sepelekan 5 Tanda Awal Kehamilan Ini, Wanita Wajib Tahu!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *