8 Tips Tepat Menjaga Kesehatan Ibu Hamil Dan Janin

Kesehatan ibu hamil berperan penting bagi kesehatan janinnya. Saat kesehatan ibu memburuk, maka kondisi janin juga akan mengalami kondisi yang sama. Bahkan janin bisa tertular penyakit yang diderita ibunya. Oleh karena itu sangat penting bagi setiap ibu hamil untuk selalu menjaga kesehatan selama masa kehamilan. Lalu Bagaimana caranya supaya ibu hamil dan janinnya tetap sehat ?

Jawaban paling tepat untuk selalu menjaga kesehatan ibu hamil dan bayi di dalam kandungannya adalah dengan melakukan pola hidup sehat. Dengan menerapkan pola hidup sehat dalam berbagai aspek kehidupan sehari hari, maka ibu hamil bisa melahirkan bayi yang sehat. 

Tips Tetap Menjaga Kesehatan Ibu Hamil dan Janin

Saat sang Ibu hamil,sangat dianjurkan untuk Menjaga Kesehatan dirinya. karena kesehatan ibu akan berpengaruh pada kesehatan janinnya didalam kandungan.Bagaimana Cara menjaga kesehatan sang ibu? Berikut dibawah ini ada tips tepat menjaga kesehatan ibu hamil dan janin di antaranya yaitu :

1. Mengkonsumsi Makanan Bergizi

Mengkonsumsi makanan bergizi selama kehamilan dapat membantu perkembangan otak janin, berat lahir yang sehat, serta mengurangi risiko berbagai cacat lahir. Selain itu juga bagi aspek kesehatan ibu hamil. Mengkonsumsi makanan bergizi dapat membantu mengurangi risiko anemia dan beragam gejala kehamilan yang tidak menyenangkan misalnya morning sickness dan kelelahan.
Mengkonsumsi makanan bergizi juga mampu membantu menyeimbangkan perubahan suasana hati yang terjadi selama kehamilan, bahkan bisa memperlancar proses persalinan nanti. Contoh makanan bergizi yang baik dikonsumsi selama masa kehamilan, seperti diantaranya :

  • Protein misalnya daging tanpa lemak, ayam, telur matang, tahu, produk kedelai, serta kacang kacangan.
  • Vitamin C misalnya jeruk, tomat, serta stroberi. 
  • Kalsium misalnya susu yang telah dipasteurisasi, susu kedelai, sawi, serta kangkung. 
  • Zat Besi misalnya ikan salmon, kacang merah, kale, serta brokoli. 
  • Lemak sehat misalnya minyak zaitun, alpukat, serta biji bijian. 
  • Asam folat misalnya kacang  polong, bayam, pepaya, serta pisang. 
  • Zinc misalnya udang, kepiting, tiram, serta jahe. 

Adapun makanan yang sebaiknya dihindari oleh ibu hamil seperti ikan tinggi merkuri (makarel dan tuna), makanan mentah (daging atau telur mentah), jeroan, kafein, susu yang tidak dipasteurisasi, alkohol, serta junk food. Jika mengkonsumsi makanan tersebut dikhawatirkan bisa memicu komplikasi kehamilan dan membahayakan janin. 

2. Minum Vitamin Prenatal

Vitamin prenatal memiliki peran sangat penting dalam membantu menjaga kesehatan ibu hamil. Meski ibu hamil lebih banyak mendapatkan asupan nutrisi dari makanan yang dikonsumsinya, tetapi vitamin mampu memberi nutrisi tambahan bagi ibu dan janin yang sedang berkembang di dalam kandungan. Sebagian besar vitamin prenatal mengandung asam folat, dimana kandungan tersebut telah terbukti mampu menurunkan risiko cacat tabung saraf pada janin.
Selain itu juga akan membantu ibu supaya terhindar dari anemia defisiensi vitamin B12 atau folat. Tetapi sebelum ibu mulai mengkonsumsi vitamin prenatal, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk mengetahui jenis vitamin apa yang terbaik untuk dikonsumsi. 

3. Olahraga Ringan

Olahraga ringan tidak hanya aman dilakukan, tetapi juga mampu menyehatkan ibu hamil dan janin didalam kandungannya. Dengan melakukan olahraga selama 30 menit saja dalam sehari maka akan dapat memberi banyak manfaat bagi ibu hamil, seperti :

  • Mampu meningkatkan sirkulasi serta pernapasan. 
  • Memperkuat otot serta daya tahan.
  • Mengurangi stress.
  • Meningkatkan energi. 
  • Memperbaiki kualitas tidur. 
  • Mengurangi sakit pinggang. 
  • Meringankan sembelit. 

Beberapa jenis olahraga ringan yang direkomendasikan seperti berjalan, jogging, berenang, yoga, dan senam. Tetapi sebelum memulai olahraga pastikan telah mengkonsultasikannya dengan dokter terlebih dahulu, terlebih lagi jika kehamilan ibu beresiko tinggi. 

4. Menghilangkan Kebiasaan Buruk 

Dengan menerapkan gaya hidup sehat maka akan berpengaruh langsung pada kesehatan ibu hamil dan janin yang sedang tumbuh didalam kandungan. Oleh karena itu penting bagi ibu hamil untuk menghentikan kebiasaan buruknya seperti merokok dan mengkonsumsi alkohol. Kebiasaan buruk tersebut bisa menyebabkan komplikasi yang serius serta risiko tinggi baik untuk ibu hamil ataupun janin. Bisa menyebabkan terjadinya keguguran, persalinan prematur, kecacatan, hingga lahir mati. 

Baca Juga : Tips Parenting Tepat Untuk Orang Tua Baru Supaya Anak Bahagia

5. Melakukan Pemeriksaan Prenatal

Melakukan pemeriksaan prenatal secara rutin juga merupakan salah satu cara untuk menjaga kesehatan ibu hamil dan janin. Saat ibu  melakukan pemeriksaan prenatal secara rutin, maka dokter bisa memantau kesehatan  ibu hamil beserta janin didalam kandungannya. Jika ditemukan ada masalah, dokter akan langsung bisa menentukan cara tepat menanganinya. Selain itu juga saat pemeriksaan prenatal, ibu hamil bisa membicarakan segala kekhawatiran yang dirasakannya selama kehamilan pada dokter.                       

6. Mendapat Cukup Cairan      

Saat hamil, sangat penting bagi ibu mengkonsumsi banyak cairan, terutama air putih. Pasalnya selama hamil akan meningkat secara drastisnya volume darah wanita, tetapi asupan cairan yang cukup bisa membantu memperlancar aliran darah ke seluruh tubuh ibu hamil. Selain itu juga minum air yang cukup setiap hari mampu membantu mencegah dehidrasi, kelelahan, infeksi saluran kencing, ataupun sembelit  yang biasanya dialami selama masa kehamilan. Oleh karena itu usahakan setiap harinya minum air putih sebanyak 8 gelas. Tetapi ibu hamil juga bisa membuat infused water yang dapat menambah kesegaran. 

7. Tidur Yang Cukup

Saat hamil, ibu juga harus memiliki waktu tidur yang cukup karena ibu akan merasa lebih lelah dari biasanya atau saat tidak hamil. Posisi tidur yang paling nyaman selama masa kehamilan adalah berbaring miring dengan menekuk. Posisi ini bisa membantu jantung untuk bekerja lebih mudah. Selain itu juga mampu membantu mencegah atau mengurangi varises, wasir, serta pembengkakan di kaki.
Tetapi sebagian dokter merekomendasikan supaya ibu hamil tidur dengan posisi di sisi kiri karena bisa membantu memperlancar aliran darah ke plasenta. Supaya tidur lebih nyaman, ibu hamil bisa meletakkan bantal diantara kaki, belakang punggung, atau dibawah perut. 

8. Menghindari Stress

Stress bisa terjadi selama kehamilan, biasanya terjadinya stress ini dikarenakan adanya kekhawatiran atau ketakutan ibu dalam menghadapi kehamilan ataupun melahirkan. Saat ibu hamil stress maka dirinya akan merasakan sakit kepala, insomnia, cemas, tidak nafsu makan, hingga menyebabkan napas dan denyut nadi yang cepat.Masalah ini harus segera diatasi dan jangan dibiarkan berlarut larut karena bisa mempengaruhi kondisi janin sehingga membuat pertumbuhannya terhambat. Untuk menghindari stress selama masa kehamilan, sebaiknya ibu menceritakan tentang segala ketakutan atau kekhawatiran pada suami, keluarga, atau orang terdekat lainnya.  

Selain itu juga ibu hamil bisa melakukan yoga atau meditasi. Atau juga melakukan me time dengan cara mendengarkan musik, menonton film favorit, ataupun hanya sekedar berjalan jalan melihat pemandangan. Dengan melakukan kegiatan kegiatan tersebut maka akan dapat membantu menghilangkan stress yang dirasakan. 

Selain itu masih ada tips tepat lainnya untuk menjaga kesehatan ibu hamil dan janin seperti dengan menjaga berat badan, menghindari kebiasaan merokok dan mengkonsumsi minuman beralkohol, serta mendapatkan  vaksin kehamilan yang dianjurkan. Mengacu pada tips yang telah disebutkan diatas, selalu menjaga kesehatan saat hamil merupakan hal paling penting untuk dilakukan supaya ibu hamil dan janin tetap sehat. 

Baca Juga : Inilah Cara Menghitung Masa Subur Pria

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *