Inilah Cara Menghitung Masa Subur Pria

Namabayimu.com – Di masyarakat kita banyak orang yang beranggapan bahwa kalau masalah kesuburan itu hanya untuk wanita saja. Padahal sebenarnya kesuburan dari suami maupun istri perlu sama-sama diperhatikan karena bisa meningkatkan peluang untuk terjadinya kehamilan.

Tentunya menghitung masa subur pria ini berberda dengan masa subur wanita. Dimana cara menghitung masa subur pria ini dapat ditentukan dari kuantitas, kualitas, struktur hingga pergerakan sperma.

Selain itu ada beberapa faktor lainnya seperti hormon yang juga bisa mempengaruhi kesuburan. Jadi, jika semua ini dipenuhi, maka seorang pria bisa dikatakan subur dan spermanya mampu berfungsi dalam membuahi sel telur wanita.

Nah, dalam kesempatan kali ini akan memberikan informasi tentang indikasi sebagai cara menghitung masa subur pria sebagai berikut ini:

1. Kuantitas Sperma

Perlu diketahui bahwa jumlah dan kualitas sperma sangat berpengaruh terhadap masa subur pria. Kuantitas sperma yang buruk biasanya dipengaruhi oleh kurang sehatnya gaya hidup seseorang.

Pola hidup yang tidak sehat ini misalnya mengonsumsi makanan yang tidak bergizi, waktu tidur yang tidak cukup, kurang berolahraga, dan lain sebagainya.

Semua itu bisa mempengaruhi kuantitas sperma yang buruk. Dalam hal ini, idealnya sperma yang dikeluarkan pada saat ejakulasi yaitu mencapai 15 juta telur sel sperma per mililiter.

Sehingga jika kuantitas sperma yang dihasilkan lebih sedikit dari jumlah seharusnya, maka sangat berpengaruh terhadap keberhasilan untuk membuahi sel telur.

Tentunya kuantitas sperma yang kurang bisa menurunkan pembuahan pada sel telur. Oleh karena itu, usahakan untuk selalu menjaga kuantitas sperma dengan baik supaya pasangan bisa cepat untuk hamil.

2. Kualitas Sperma

Kualitas sperma yang baik sangat menentukan peluang kehamilan. Dalam hal ini, normalnya sperma yang dikeluarkan paling sedikit yaitu 2 cc hingga 5 cc saat ejakulasi. Jika terindikasi kurang, maka anda perlu berkonsultasi dengan dokter.

Selain itu, konsistensi kekentalan cairan sperma juga harus diperhatikan. Jika terlalu encer seperti air maka segera periksakan ke dokter.

Pemerikasaan tes sperma ini sangat penting bagi seorang pria untuk mengetahui kesuburan. Karena bagaimanapun keberhasilan dari sebuah kehamilan tidak bisa terlepas dari peran sperma yang sehat.

Sehingga jika terjadi kelainan sperma atau kualitas sperma yang tidak bagus akan menentukan tingkat peluang kehamilan yang semakin kecil.

Baca juga: 9 Manfaat Rutin Mengkonsumsi Kacang Hijau Untuk Ibu Hamil

3. Pergerakan Sperma

Pergerakan sperma/motilitas adalah kemampuan sperma untuk bergerak secara efesien di dalam tubuh pasangan dan mampu membuahi sel telur.

Perlu anda ketahui, sperma yang disebut normal dan lincah pergerakannya, yakni jika 40% dari keseluruhan sperma bisa bergerak secara bebas sehingga mampu menyebarangi leher rahim, rahim, dan tuba.

Sedikitnya ada 32% sperma mampu bergerak maju atau berada di lingkaran besar. Jika pergerakan sperma ini terpenuhi, maka bisa meningkatkan keberhasilan supaya lebih cepat hamil.

Perlu diketahui juga, bahwa pergerakan sperma ini terdiri dari dua jenis, yakni:

  • Pergerakan sperma progresif, yakni sperma mampu bergerak ke sebagian besar garis lurus atau sebuah lingkaran besar.
  • Pergerakan sperma non progresif, yakni saat sperma yang tidak bisa berenang secara progresif. Artinya, sperma tidak akan bisa berenang dengan bebas dan hanya berada di lingkaran yang terbatas.

Selain beberapa indikasi di atas, struktur sperma dan hormon testosteron juga bisa harus diperhatikan. Itulah cara menghitung masa subur pria. Semoga bermanfaat khususnya bagi anda yang sedang menjalani program kehamilan bersam pasangan.

Baca juga: Hal-hal yang Harus Dilakukan Saat Terkena Penyakit Campak Pada Anak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *